seringkali aku tertanya,
dari mana datangnya suara,
kadang benci dan kadang suka,
membisik tetapi tiada siapa,
akukah yang berkata,
atau siapa empunya angkara,
tetapi aku biarkan saja,
ia bermain dengan jiwa,
membelai dengan penuh mesra,
tiada tandingan diluar sana,
setia walau apa pun cerita,
seiringlah berjalan bersama,
bersatu akal dan nafsu serakah,
membentuk suatu tingkah,
dinahodai hati yang bersih,
menuju pelabuhan iman,
bersihlah wahai hatiku,
walauku tahu tanganku kotor,
jauhlah sakit wahai hatiku,
walauku tahu lemah kumenahan,
janganlah gelap wahai hatiku,
walauku tahu kujalan bertongkat,
wahai suara kau dengarkanlah..
suara hatiku ini